Gubernur Koster Bantah Tolak MBG, Sebut Bali Siapkan 7,1 Hektare untuk Fasilitas SPPG

Gubernur Koster Bantah Tolak MBG, Sebut Bali Siapkan 7,1 Hektare untuk Fasilitas SPPG
Ilustrasi. Foto: Gubernur Koster Bantah Tolak MBG, Sebut Bali Siapkan 7,1 Hektare untuk Fasilitas SPPG

Gubernur Bali Wayan Koster membantah tudingan bahwa Pemerintah Provinsi Bali tidak mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan pemerintah daerah justru telah mengambil langkah konkret dengan menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan menunjang pelaksanaan program tersebut di Pulau Dewata.

Pernyataan itu disampaikan Koster sebagai respons atas berbagai narasi yang berkembang di media sosial maupun aksi unjuk rasa yang menuding Pemprov Bali menghambat implementasi MBG. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan karena pemerintah provinsi sejak awal telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam mendukung program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Koster menjelaskan pembangunan SPPG tidak hanya dipusatkan di satu lokasi, melainkan akan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Usulan penyediaan lahan untuk fasilitas tersebut bahkan telah disampaikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sejak 20 Mei 2025. Menurut dia, sebagai kepala daerah, pemerintah provinsi memiliki kewajiban melaksanakan kebijakan strategis pemerintah pusat sehingga tidak ada alasan untuk menghambat pelaksanaannya.

Selain mendukung MBG, Pemprov Bali juga mengklaim telah mempersiapkan kebutuhan lahan bagi sejumlah program nasional lainnya. Untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah menyediakan lahan lebih dari dua hektare yang tersebar di berbagai daerah. Sementara untuk pembangunan Sekolah Rakyat, lahan seluas 5,67 hektare telah disiapkan di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, dan pembangunan fasilitas tersebut disebut hampir rampung.

Koster mengajak masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta seluruh pihak mengedepankan penyampaian informasi yang akurat dan bertanggung jawab sehingga tidak memunculkan kesalahpahaman mengenai komitmen pemerintah daerah terhadap program-program nasional. Ia juga menginstruksikan Sekretaris Daerah beserta seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota agar pelaksanaan MBG, Koperasi Merah Putih, serta Sekolah Rakyat berjalan sesuai target.

Menurut Koster, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program strategis nasional. Karena itu, Pemprov Bali berkomitmen memastikan seluruh persiapan infrastruktur maupun dukungan administratif dapat diselesaikan sehingga manfaat program dapat dirasakan masyarakat secara optimal.

+ posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat, dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif, yang bertujuan menginspirasi pembaca, memicu rasa ingin tahu, dan memberikan informasi yang bermakna.