
Ilustrasi. Foto: Grup Prodia Bersiap IPO, PRDL Incar Dana Hingga Rp62 Miliar untuk Ekspansi Bisnis Diagnostik
Perusahaan afiliasi Grup Prodia, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), resmi mengumumkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Melalui aksi korporasi tersebut, perseroan berpotensi menghimpun dana segar hingga sekitar Rp62,7 miliar yang akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan serta mendukung pengembangan usaha di sektor diagnostik kesehatan.
Dalam prospektus awal yang telah dipublikasikan, PRDL menawarkan sebanyak-banyaknya 522,9 juta saham baru atau setara 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga penawaran berada pada kisaran Rp100 hingga Rp120 per saham. Dengan skema tersebut, nilai dana yang berpotensi diperoleh perseroan mencapai sekitar Rp62,75 miliar.
Langkah melantai di bursa menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi di industri alat kesehatan dan diagnostik yang terus berkembang. Permintaan terhadap layanan laboratorium, perangkat diagnostik, serta teknologi kesehatan dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan yang besar seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia.
Manajemen menjelaskan sebagian besar dana hasil IPO akan digunakan untuk melunasi fasilitas kredit perbankan yang dimiliki perusahaan. Selain itu, dana juga dialokasikan untuk belanja modal berupa pembelian mesin, peralatan kalibrasi, pengembangan fasilitas laboratorium, sistem perangkat lunak, kendaraan operasional, serta peningkatan kapasitas produksi. Sebagian lainnya akan digunakan sebagai modal kerja guna mendukung aktivitas bisnis sehari-hari.
Masa penawaran awal atau bookbuilding dijadwalkan berlangsung pada 18-23 Juni 2026. Setelah itu, penawaran umum direncanakan berlangsung pada awal Juli sebelum saham PRDL resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli 2026. PT Sucor Sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam proses IPO tersebut.
Keputusan IPO ini menambah daftar perusahaan sektor kesehatan yang memanfaatkan pasar modal untuk memperoleh pendanaan ekspansi. Pelaku pasar akan mencermati prospek pertumbuhan PRDL di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan dan transformasi industri medis berbasis teknologi yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat, dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif, yang bertujuan menginspirasi pembaca, memicu rasa ingin tahu, dan memberikan informasi yang bermakna.
