FGD MPR RI Bahas Depresiasi Rupiah, Pemerintah Didorong Ambil Langkah Konkret

FGD MPR RI Bahas Depresiasi Rupiah, Pemerintah Didorong Ambil Langkah Konkret

Badan Pengkajian MPR RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas pelemahan nilai tukar rupiah dan dampaknya terhadap ketahanan ekonomi nasional. Forum tersebut menyoroti pentingnya respons strategis pemerintah di tengah tekanan ekonomi global yang masih berlangsung. 

Ketua Kelompok IV Badan Pengkajian MPR RI, Tifatul Sembiring, menilai depresiasi rupiah bukan sekadar persoalan moneter, melainkan juga berkaitan dengan kepercayaan investor, kredibilitas pemerintah, dan stabilitas ekonomi nasional. Menurutnya, berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha hingga investor asing, mencermati langkah pemerintah dalam menghadapi gejolak ekonomi saat ini. 

FGD yang mengangkat tema “Depresiasi Rupiah dan Ketahanan Ekonomi Nasional: Implikasi Moneter, Fiskal, dan Kesejahteraan Sosial” itu berlangsung di Bekasi. Diskusi menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas dampak pelemahan rupiah terhadap sektor riil, kebijakan fiskal, dan kesejahteraan masyarakat. 

Dalam pembahasan, peserta juga menyoroti perlunya kebijakan yang mampu menjaga daya tahan ekonomi nasional di tengah tekanan eksternal seperti ketidakpastian global, konflik geopolitik, dan arus modal internasional. Pelemahan rupiah dinilai dapat memengaruhi harga impor, biaya produksi, hingga daya beli masyarakat. 

MPR berharap hasil kajian dan rekomendasi dari forum tersebut dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat kepercayaan pasar.

+ posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat, dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif, yang bertujuan menginspirasi pembaca, memicu rasa ingin tahu, dan memberikan informasi yang bermakna.