
JAKARTA, INDO BISNIS NEWS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan bantuan darurat berupa unit pompa air bergerak dan armada mobil tangki air ke wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) yang tengah dikepung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Sabtu (22/8/2026). Langkah cepat ini diambil guna memperkuat suplai air bagi petugas pemadam di darat serta mengamankan pasokan air bersih bagi masyarakat yang terdampak paparan asap dan kekeringan.
Eskalasi titik api di sejumlah kabupaten/kota di Kalbar telah memicu penyusutan sumber-sumber air alami di sekitar lahan gambut. Ketiadaan pasokan air di parit dan kanal perkebunan menyulitkan tim Satgas gabungan dalam membasahi lapisan gambut dalam (deep peat), sehingga intervensi peralatan mekanis dari Kementerian PU menjadi krusial untuk mempercepat proses pemadaman.
Pengerahan Armada Pompa dan Mobil Tangki Air Kementerian PU
Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PU menyiagakan puluhan unit pompa hisap portabel dan pompa bergerak (mobile pump unit) berkekuatan debit tinggi. Peralatan ini langsung diterjunkan ke titik-titik kebakaran yang paling parah, seperti di Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah.
Pompa-pompa tersebut difungsikan untuk menyedot cadangan air dari sungai utama, danau alami, maupun embung penampungan terdekat yang kemudian dialirkan melalui pipa transmisi darurat menuju garis depan kobaran api.
Selain pompa sedot, puluhan armada truk tangki air berkapasitas masing-masing 4.000 hingga 5.000 liter dikerahkan untuk melakukan manuver penyiraman langsung di titik api pinggir jalan raya serta menyuplai tendon air milik tim pemadam mandiri masyarakat.
Tantangan Keringnya Sumber Air Kanal di Lahan Gambut Kalbar
Puncak musim kemarau ekstrem yang disertai Hari Tanpa Hujan (HTH) panjang di Kalimantan Barat mengakibatkan turunnya tinggi muka air tanah secara drastis. Akibatnya, parit-parit primer dan kanal sekat (canal blocking) yang biasanya menjadi tumpuan utama pemadaman darat mengalami kekeringan total.
Kondisi tanah gambut yang kering memicu api membakar lapisan bawah tanah (subsurface fire) yang sulit terdeteksi dari permukaan.
Keberadaan pompa bertekanan tinggi dari Kementerian PU memungkinkan penyemprotan air dengan teknik tusuk gambut (peatland injection), yakni mengalirkan air bertekanan ke dalam rongga gambut sedalam beberapa meter untuk memastikan bara api padam secara tuntas dan tidak menyala kembali saat tertiup angin.
Pasokan Air Bersih untuk Warga dan Perlindungan Permukiman
Selain memprioritaskan pemadaman kobaran api, Kementerian PU mengarahkan armada tangki air untuk menjamin pemenuhan kebutuhan sanitasi dan konsumsi air bersih masyarakat. Di beberapa kawasan perdesaan, sumur-sumur warga mulai tercemar partikel abu gosong serta mengalami kekeringan air baku.
Truk tangki air dikerahkan mendatangi kantong-kantong permukiman padat, puskesmas, sekolah, dan posko tanggap darurat guna mendistribusikan air layak konsumsi secara cuma-cuma.
Langkah ini dipadukan dengan pembasahan berkala di zona pembatas (buffer zone) antara area hutan gambut yang terbakar dan kompleks perumahan warga guna menghentikan laju rambatan api mendekati bangunan fisik masyarakat.
Sinergi Lintas Sektor Penanganan Darurat Karhutla Kalimantan
Kementerian PU terus menjalin koordinasi intensif bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Lingkungan Hidup, TNI, Polri, dan pemerintah daerah Kalimantan Barat. Integrasi penanganan dilakukan agar sarana darurat yang diterjunkan tepat sasaran sesuai peta sebaran titik panas (hotspot) terkini.
Dukungan sarana mekanis perairan dari Kementerian PU menjadi komplemen vital bagi operasi pengeboman air (water bombing) dari udara dan Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Pemerintah berkomitmen menyiagakan seluruh peralatan infrastruktur air tersebut di lokasi bencana hingga status tanggap darurat karhutla dicabut dan intensitas curah hujan kembali normal.
Inisiatif Kementerian PU dalam mengerahkan pompa air dan armada mobil tangki ke Kalimantan Barat menjadi bukti nyata respons cepat pemerintah dalam menangani krisis karhutla. Melalui dukungan pasokan air yang masif, pemadaman lahan gambut yang terarah, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak, penanganan kebakaran lahan diharapkan mampu meredam kepungan api dan memulihkan kualitas lingkungan hidup di Kalimantan Barat.
Jessie Evelyn adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat, dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif, yang bertujuan menginspirasi pembaca, memicu rasa ingin tahu, dan memberikan informasi yang bermakna.
