
Kepemilikan saham PT. Kereta Cepat Indonesia China akan diambil alih dari Badan Usaha Milik Negara sebagai bagian dari strategi Kementerian Keuangan untuk restrukturisasi perusahaan pengelelola Kereta Cepat Whoosh. Perpindahan kepemilikan saham ini disebabkan oleh untuk restrukturisasi utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
Proses administrasi pengalihan saham akan masih berjalan sebelum diumumkan secara resmi.
Kemenkeu Siap Ambil Alih Saham BUMN di KCIC
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersiap mengambil alih kepemilikan saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Langkah tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi perusahaan pengelola layanan Kereta Cepat Whoosh yang saat ini masih dalam proses administrasi dan ditargetkan selesai pada September 2026.
Pengalihan saham dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pemerintah untuk menata kembali struktur kepemilikan dan pengelolaan KCIC. Restrukturisasi juga diharapkan dapat memberikan kepastian terhadap penyelesaian persoalan keuangan yang selama ini membayangi proyek kereta cepat.
Restrukturisasi untuk Selesaikan Persoalan Keuangan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan pemerintah telah menyiapkan skema penyelesaian bagi KCIC. Menurutnya, penanganan kewajiban keuangan perusahaan tidak akan menggunakan dana APBN karena pemerintah telah menyiapkan instrumen pembiayaan lain.
Proses restrukturisasi juga mencakup penataan kembali peran sejumlah BUMN yang selama ini menjadi bagian dari konsorsium pemegang saham KCIC. Pemerintah ingin setiap perusahaan pelat merah kembali fokus pada bidang usaha utamanya setelah proses restrukturisasi selesai.
Target Rampung September 2026
Pemerintah menargetkan seluruh proses administrasi pengalihan saham dapat diselesaikan pada September 2026. Setelah seluruh dokumen dan mekanisme pengalihan rampung, pemerintah akan mengumumkan secara resmi struktur pengelolaan baru KCIC.
Selama proses tersebut berlangsung, koordinasi terus dilakukan antara Kementerian Keuangan, Danantara, serta pihak-pihak terkait agar restrukturisasi berjalan sesuai ketentuan dan tidak mengganggu operasional layanan Kereta Cepat Whoosh.
Diharapkan Perkuat Tata Kelola KCIC
Pengambilalihan saham BUMN oleh Kemenkeu diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang berkaitan dengan pembiayaan proyek kereta cepat. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan keberlanjutan operasional KCIC dalam jangka panjang.
Pemerintah memastikan restrukturisasi dilakukan secara bertahap dan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Setelah seluruh proses selesai, KCIC diharapkan memiliki struktur kepemilikan yang lebih sederhana dan mendukung pengelolaan bisnis secara lebih efektif.
Jessie Evelyn adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat, dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif, yang bertujuan menginspirasi pembaca, memicu rasa ingin tahu, dan memberikan informasi yang bermakna.
