
Keberadaan ribuan motor listrik yang terparkir di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, kembali menjadi perhatian publik setelah kendaraan yang dikaitkan dengan program pendukung Makan Bergizi Gratis (MBG) itu belum juga digunakan. Nilai pengadaan yang disebut mencapai sekitar Rp1 triliun membuat persoalan tersebut memicu pertanyaan mengenai efektivitas pemanfaatan aset yang sudah tersedia.
Deretan kendaraan berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) diketahui masih tersimpan di dalam gudang dan belum didistribusikan untuk mendukung operasional program. Kondisi itu menimbulkan spekulasi mengenai kelanjutan penggunaan armada tersebut, terutama setelah muncul berbagai informasi terkait evaluasi kebutuhan logistik program MBG.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu agenda strategis pemerintah yang membutuhkan dukungan distribusi hingga ke berbagai wilayah. Pada tahap perencanaan, motor listrik diproyeksikan membantu mobilitas operasional dan pengiriman kebutuhan pendukung program.
Meski demikian, hingga pertengahan 2026, kendaraan tersebut belum terlihat beroperasi secara luas. Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan skema distribusi, penyesuaian kebutuhan lapangan, hingga efektivitas penggunaan anggaran yang telah digelontorkan.
Sejumlah pihak meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka mengenai status armada tersebut. Transparansi dianggap penting agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai pemanfaatan aset negara dan arah kebijakan program ke depan.
Pemerintah diharapkan segera menentukan langkah lanjutan agar kendaraan yang telah tersedia tidak terus menganggur dan dapat memberikan manfaat sesuai tujuan awal pengadaannya.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat, dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif, yang bertujuan menginspirasi pembaca, memicu rasa ingin tahu, dan memberikan informasi yang bermakna.
