UMKM Tak Terdampak BBM Nonsubsidi, Harga Plastik Justru Melonjak

UMKM Tak Terdampak BBM Nonsubsidi, Harga Plastik Justru Melonjak - IndoBisnisNews.com
UMKM Tak Terdampak BBM Nonsubsidi, Harga Plastik Justru Melonjak - IndoBisnisNews.com

JAKARTA — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dipastikan tidak berdampak signifikan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, di sisi lain, pelaku usaha justru menghadapi tekanan baru dari melonjaknya harga bahan baku plastik yang dinilai semakin membebani biaya produksi.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyebut struktur konsumsi energi UMKM masih didominasi oleh BBM bersubsidi seperti Pertalite, solar subsidi, dan LPG 3 kilogram. Karena itu, kenaikan BBM nonsubsidi yang terjadi sejak pertengahan April 2026 tidak secara langsung memukul operasional usaha kecil.

Menurutnya, dampak utama yang dirasakan pelaku UMKM justru berasal dari kenaikan harga plastik yang digunakan sebagai kemasan produk. Keluhan tersebut disebut menjadi isu paling banyak disampaikan pelaku usaha dalam beberapa waktu terakhir.

Kenaikan harga plastik dipicu gangguan pasokan bahan baku global. Salah satu penyebab utamanya adalah terganggunya distribusi nafta—bahan dasar plastik—akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kondisi ini menyebabkan biaya produksi meningkat, terutama bagi UMKM yang bergantung pada kemasan plastik.

Pemerintah merespons kondisi tersebut dengan membuka alternatif pasokan bahan baku dari berbagai negara seperti India, Afrika, dan Amerika Serikat. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan harga plastik dalam jangka pendek sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu wilayah pasokan.

Selain itu, pemerintah juga mulai mengkaji penggunaan bahan pengganti plastik berbasis sumber daya lokal, seperti singkong dan rumput laut. Namun, pengembangan alternatif ini masih memerlukan waktu karena harus melalui tahap riset dan pengujian sebelum bisa digunakan secara luas.

Di lapangan, lonjakan harga plastik bahkan dilaporkan bisa mencapai puluhan hingga mendekati 100 persen untuk beberapa jenis kemasan. Kondisi ini memaksa pelaku UMKM menyesuaikan strategi usaha, mulai dari menaikkan harga jual hingga mengurangi ukuran produk.

Pengamat menilai situasi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap UMKM tidak selalu berasal dari energi, tetapi juga dari rantai pasok bahan baku. Tanpa intervensi cepat, kenaikan biaya produksi berpotensi menekan margin usaha kecil dan melemahkan daya saing.

Ke depan, stabilisasi harga bahan baku dinilai menjadi kunci untuk menjaga ketahanan UMKM, terutama di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.

Tags: UMKM; BBM; Krisis plastik; Krisis global; Dampak krisis

+ posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat, dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif, yang bertujuan menginspirasi pembaca, memicu rasa ingin tahu, dan memberikan informasi yang bermakna.