
Pemerintah melalui Badan Pengelola (BP) BUMN dan Danantara resmi merombak peran PT Danareksa (Persero) menjadi perusahaan manajer investasi. Transformasi ini menargetkan dana kelolaan mencapai Rp 185 triliun, sekaligus mengakhiri peran Danareksa sebagai holding lintas sektor.
Langkah restrukturisasi tersebut menjadi bagian dari strategi penataan ulang BUMN agar lebih fokus dan efisien. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa Danareksa akan diarahkan menjadi entitas pengelola aset profesional berskala besar, bahkan ditargetkan menjadi salah satu manajer investasi terbesar di Indonesia.
Dalam skema baru ini, struktur bisnis Danareksa akan disederhanakan. Unit-unit usaha yang tidak berkaitan langsung dengan pengelolaan investasi akan dipisahkan melalui mekanisme spin-off. Sektor seperti kawasan industri, konstruksi, jasa keuangan, hingga layanan kliring akan dialihkan ke holding sektoral sesuai bidangnya masing-masing.
Sebagai pengganti, Danareksa akan diperkuat melalui konsolidasi sejumlah perusahaan manajer investasi milik BUMN. Empat entitas pengelola aset negara direncanakan digabung dalam satu payung untuk meningkatkan efisiensi dan memperbesar kapasitas pengelolaan dana. Integrasi ini menjadi kunci untuk mencapai target dana kelolaan Rp 185 triliun.
Proses restrukturisasi dijadwalkan berlangsung dalam waktu singkat. Pemerintah menargetkan pelepasan anak usaha rampung pada pertengahan Mei 2026, sementara hasil konsolidasi manajer investasi akan diumumkan sekitar 10 Mei.
Perubahan ini menandai reposisi fundamental Danareksa, yang sebelumnya berperan sebagai holding multi-sektor sejak penunjukan pada 2022. Dengan fokus baru sebagai manajer investasi, pemerintah berharap pengelolaan aset negara menjadi lebih terintegrasi dan optimal, sekaligus memperkuat peran BUMN di pasar keuangan domestik.
Transformasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri pengelolaan investasi nasional dan mendukung pembiayaan pembangunan melalui pengelolaan aset yang lebih profesional.
Tags: Outsourcing; Permenaker; Perlindungan pekerja; Yassierli
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat, dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif, yang bertujuan menginspirasi pembaca, memicu rasa ingin tahu, dan memberikan informasi yang bermakna.
