Singapura Bangun ‘Pulau Surga’ Baru, Bidik 32 Juta Wisatawan

Greater Sentosa Singapura
Ilustrasi. Foto: Singapura Bangun ‘Pulau Surga’ Baru, Bidik 32 Juta Wisatawan

Singapura mempercepat pembangunan kawasan wisata terpadu baru bernama Greater Sentosa sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor pariwisata. Proyek yang berada tidak jauh dari Indonesia itu dirancang menjadi destinasi kelas dunia dengan menggabungkan wisata alam, hiburan, hingga kawasan pesisir. Pemerintah Singapura menargetkan kawasan tersebut mampu menarik sekitar 32 juta wisatawan setiap tahun sekaligus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi negara kota tersebut.

Greater Sentosa Jadi Proyek Pariwisata Andalan

Pengembangan Greater Sentosa merupakan transformasi besar kawasan Pulau Sentosa beserta wilayah sekitarnya. Pemerintah Singapura ingin menghadirkan pengalaman wisata yang lebih beragam dengan memadukan ruang terbuka hijau, kawasan pantai, atraksi keluarga, serta fasilitas hiburan modern.

Proyek tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mempertahankan daya tarik Singapura sebagai salah satu destinasi wisata utama di Asia Tenggara. Kawasan baru ini diharapkan mampu melayani lonjakan wisatawan internasional dalam beberapa tahun mendatang.

Target 32 Juta Pengunjung per Tahun

Melalui pengembangan Greater Sentosa, Singapura menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai sekitar 32 juta orang setiap tahun. Angka tersebut mencerminkan ambisi pemerintah untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk mencapai target tersebut, berbagai fasilitas baru akan dibangun, mulai dari ruang publik berbasis alam, jalur pejalan kaki, area rekreasi, hingga pengembangan destinasi hiburan yang terintegrasi. Seluruh kawasan dirancang agar wisatawan dapat menikmati pengalaman yang lebih lengkap dalam satu destinasi.

Menghubungkan Sentosa dengan Kawasan Sekitar

Konsep Greater Sentosa tidak hanya berfokus pada Pulau Sentosa, tetapi juga menghubungkannya dengan sejumlah kawasan di sekitarnya. Integrasi tersebut dilakukan melalui peningkatan akses transportasi, jalur pedestrian, serta konektivitas antardestinasi wisata.

Dengan konektivitas yang lebih baik, pemerintah berharap wisatawan dapat menjelajahi lebih banyak lokasi dalam satu perjalanan. Pendekatan ini juga diyakini akan memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus meningkatkan belanja sektor pariwisata.

Persaingan Pariwisata di Kawasan Makin Ketat

Pembangunan Greater Sentosa menunjukkan semakin ketatnya persaingan industri pariwisata di Asia Tenggara. Berbagai negara berlomba menghadirkan destinasi baru untuk menarik wisatawan internasional, termasuk melalui investasi besar pada infrastruktur dan atraksi wisata.

Sebelumnya, Vietnam juga mengembangkan kawasan wisata berskala besar di Pulau Phu Quoc menjelang penyelenggaraan KTT APEC 2027. Langkah tersebut mencerminkan tren negara-negara di kawasan yang terus memperkuat sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi.

Diharapkan Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, proyek Greater Sentosa diharapkan menciptakan lapangan kerja baru dan memperbesar kontribusi industri parhotelan, transportasi, perdagangan, hingga jasa hiburan terhadap perekonomian Singapura.

Pemerintah menilai transformasi kawasan wisata tersebut akan memperkuat posisi Singapura sebagai destinasi internasional yang menawarkan kombinasi wisata alam, rekreasi, dan hiburan modern. Dengan target puluhan juta wisatawan setiap tahun, Greater Sentosa diproyeksikan menjadi salah satu proyek pariwisata terbesar yang dikembangkan negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

+ posts

Jessie Evelyn adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat, dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif, yang bertujuan menginspirasi pembaca, memicu rasa ingin tahu, dan memberikan informasi yang bermakna.