
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) disebut tengah mempercepat sejumlah proses internal menjelang bergabungnya Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke dalam struktur resmi partai. Informasi tersebut diungkap Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, yang menyebut terdapat agenda organisasi yang dipercepat sebelum pengumuman resmi dilakukan.
Menurut Grace, percepatan itu berkaitan dengan penyempurnaan struktur kepengurusan di berbagai daerah. Langkah tersebut dilakukan agar organisasi siap ketika Jokowi resmi menerima posisi strategis di partai yang dipimpin Kaesang Pangarep tersebut.
Belakangan, hubungan Jokowi dan PSI memang semakin erat. Sejumlah agenda partai kerap melibatkan mantan kepala negara itu, termasuk dalam forum konsolidasi dan pengarahan kepada kader. Kehadiran Jokowi dinilai memberi energi baru bagi PSI yang tengah memperkuat basis politiknya menjelang kontestasi politik berikutnya.
Masuknya Jokowi ke dalam jajaran Dewan Pembina juga dipandang sebagai langkah penting bagi transformasi PSI. Partai tersebut berupaya memperluas pengaruh politik sekaligus meningkatkan soliditas organisasi hingga tingkat daerah.
Meski belum diumumkan secara resmi kapan Jokowi akan mengenakan atribut PSI dan menjalankan peran barunya, sinyal yang disampaikan elite partai memperlihatkan proses tersebut tinggal menunggu waktu. Kehadiran Jokowi diperkirakan akan menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan politik PSI pada 2026.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat, dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren terkini. Jessie menghadirkan konten yang menarik dan informatif, yang bertujuan menginspirasi pembaca, memicu rasa ingin tahu, dan memberikan informasi yang bermakna.
